Free Shipping
Call Us 1500-809
Click to Chat
Email Us
 

Tips Memilih Kacamata dengan UV Protection

Bukan hanya berbahaya bagi kulit, paparan sinar ultraviolet dalam jumlah tinggi juga berisiko bagi kesehatan mata. Beberapa dampak yang bisa timbul, yakni fotokeratitis, pterigium, katarak, iritasi, mata berair, ketajaman yang menurun, hingga yang paling ekstrem: kebutaan.

Salah satu cara melindungi mata dari sinar UV sendiri adalah dengan menggunakan kacamata antiultraviolet. Secara umum, kacamata ini sudah dilapisi dengan bahan tertentu; terutama untuk menolak pancaran UV, sehingga tidak sampai menembus retina. Adapun risiko ini paling besar terjadi, ketika seseorang melakukan aktivitas di luar ruangan pada siang hari.

Nah, untuk mendapatkan kacamata antiultraviolet yang mumpuni, berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan.

1. Jaminan Perlindungan

Pastikan kacamata antiultraviolet yang Anda beli “menjamin” perlindungan terhadap sinar UVA maupun UVB. Satu cara mudahnya, bisa dengan memilih kacamata yang punya stiker berlabel UV400 atau 100% UV (minimal 99%). Biasanya, stiker ini ada di bagian pojok atas salah satu lensa, atau justru di belakangnya.

2. Ikuti Resep Dokter

Hal ini berlaku bagi Anda yang mendapatkan rekomendasi kacamata antiultraviolet dari dokter.

3. Ukuran yang Besar

Anda bisa memilih kacamata yang berukuran besar; untuk memastikan kacamata tersebut mampu menutupi banyak bagian sisi mata. Adapun tujuannya, untuk mengurangi paparan sinar Matahari yang masuk.

4. Lapisan Antigores dan Bingkai yang Fleksibel

Cara ini berlaku jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan (olahraga outdoor); sehingga risiko kacamata jatuh, patah, maupun rusak semakin besar. Sebagai solusinya, Anda bisa memilih kacamata antiultraviolet yang punya lapisan antigores, berikut model bingkai yang lebih lentur dan fleksibel.  

Favorites
Favorites
    empty