Free Shipping
Call Us 1500-809
Click to Chat
Email Us
 

Tips Cepat Dapat Kerja dengan Kacamata

Sumber: https://i0.wp.com/s3-ap-southeast-1.amazonaws.com/magazine.job-like.com/magazine/wp-content/uploads/2016/12/07132859/Tips-Wawancara-Kerja-Untuk-Karyawan-Job-Hopping.jpg?fit=650%2C325&ssl=1

Kendati penting, kemampuan bukanlah satu-satunya hal yang “dinilai” saat wawancara kerja.

Faktanya, ada beberapa perusahaan yang juga “menyeleksi”  karyawannya berdasarkan penampilan. Setidaknya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh College of Optometrists menyebutkan, salah satu cara untuk “lulus” pada tahap seleksi wawancara kerja, adalah dengan menggunakan kacamata. Mengapa demikian?

Hasil penelitian mengungkapkan, sepertiga orang dewasa menganggap, pengguna kacamata lebih profesional. Sementara itu, 43% dari antaranya menilai, mereka juga lebih cerdas. Adapun anggapan ini lantas membuat 40% responden yang memiliki mata normal, bahkan mempertimbangkan untuk menggunakan kacamata—terutama untuk meningkatkan kesempatan mendapat pekerjaan.

“Ini merupakan pandangan yang lumrah. Apalagi, kalangan pebisnis memang cenderung ingin mempekerjakan staf yang pintar. Harus diakui, stereotip pengguna kacamata pintar memang masih diyakini hingga kini,” tutur Cary Cooper, seorang profesor di bidang psikologi dari Lancaster University, Inggris.

RAYBAN RB7113D COL 8013 S56         PRADA VPR-56T-D COL 1BO-1O1 S55

 

Padahal, penggunaan kacamata sebenarnya merupakan satu indikasi buruk, terutama soal kepintaran. Terlebih, jika itu disebabkan oleh faktor penglihatan yang kurang baik. Namun, menurut Cooper, ada kemungkinan beberapa orang lebih percaya diri saat menggunakan kacamata. Secara tidak langsung, hal inilah yang dengan sendirinya dapat meningkatkan kemampuan mereka saat wawancara.

“Harus diingat, bagaimanapun fungsi utama kacamata adalah sebagai alat bantu, dan bukan hanya sekadar penampilan,” Susan Blakeney, seorang penasihat optometri dari College of Optometrists menambahkan. 

Favorites
Favorites
    empty