Free Shipping
Call Us 1500-809
Click to Chat
Email Us

Silahkan masukkan Username dan Password sesuai dengan member App Optik Seis


Bila Anda tidak ada mempunyai akun di App Optik Seis, Silahkan mengunduh App Optik Seis di :

Download on Google Play Available on the App Store

untuk mendapatkan point reward dan keuntungan lainnya.


  Non-Member

 

Apakah Anda Buta Warna?

Apakah Anda Buta Warna?

Baiknya segera deteksi secara dini ciri - ciri kelainan buta warna, karena bisa jadi Anda tidak menyadarinya.

 

APA ITU BUTA WARNA?

Buta warna merupakan kondisi dimana seseorang masih mampu melihat warna, namun tidak bisa membedakan beberapa warna tertentu. Hal ini disebabkan oleh gangguan pigmen pada reseptor penglihatan mata (sel kerucut di mata). Ketika salah satu pigmen hilang, maka timbullah masalah dalam melihat warna tertentu.

APA PENYEBABNYA?

Kasus buta warna seringkali disebabkan oleh kelainan genetik yang diwariskan oleh garis keluarga. Selain itu sejumlah penyakit seperti Parkinson, Alzheimer, glaukoma, leukemia, diabetes, degenerasi makula, sampai mencandu minuman beralkohol berpotensi menimbulkan kelainan buta warna. Paparan dari bahan kimia dan efek samping dari pengobatan tertentu juga dapat menyebabkan gangguan buta warna temporer maupun permanen. Terakhir, faktor usia, ini merupakan proses penuaan alami sehingga fungsi – fungsi tubuh termasuk mata pun ikut menurun.

TIPE - TIPE BUTA WARNA

Penderita buta warna memiliki kelemahan yang berbeda dalam mencerna warna. Berdasarkan jenis kelainan sel kerucut yang terlibat ada setidaknya tiga jenis kelainan buta warna, yaitu buta warna hijau merah, buta warna biru kuning, dan buta warna total.

1. Buta warna hijau merah

Pada kasus buta warna hijau merah, penderita akan melihat kelompok warna merah, kuning, dan hijau Nampak seperti warna oranye atau kecokelatan. Pada tingkat tertentu bahkan warna merah terlihat sebagai warna hitam, atau gradasi warna ungu.

2. Buta warna biru kuning

Tipe buta warna biru kuning adalah yang paling jarang terjadi. Buta warna jenis ini disebabkan karena fotopigmen biru (tritan) tidak berfungsi atau hanya berfungsi sebagian. Pada tipe buta warna ini penderita tidak bisa membedakan warna biru, hijau, dan kuning.

3. Buta warna total

Buta warna total adalah kondisi dimana penderita tidak dapat melihat warna selain hitam, putih, dan abu-abu. Ketajaman penglihatan mereka pun ikut berpengaruh dan menjadi tidak nyaman ketika berada di lingkungan bercahaya terang. Tipe buta warna total juga merupakan kasus yang cukup jarang terjadi.

DETEKSI, YUK!

Tes yang paling umum dilakukan untuk mengetahui indikasi buta warna adalah dengan menggunakan tes Ishihara, yaitu sebuah buku yang berisi campuran warna - warna dalam bentuk gambar dan angka yang disusun sedemikian rupa. Namun, untuk lebih mendalam disarankan Anda memeriksakan langsung ke dokter ahli mata, karena jenis buta warna sangatlah beragam dan tes Ishihara lebih ditujukan untuk mendeteksi kelainan buta warna hijau-merah. Untuk anak, ada baiknya dilakukan pemeriksaan mata dan tes buta warna sebelum memasuki usia sekolah agar bisa ditangani sejak dini. Akan tetapi, buta warna kongenital atau akibat kelainan genetik umumnya sulit diobati, namun juga tidak menyebabkan kecacatan yang bermakna. Lensa kontak atau kacamata dengan filter khusus dapat membantu penderita buta warna kongenital untuk dapat melihat atau membedakan warna – warna yang menjadi kelemahannya.

 

Image source: www.design.tutsplus.com

Favorites
Favorites
    empty